Can females get prostate cancer? Sebenarnya untuk pertanyaan tentang can women get prostate cancer itu masih jarang sekali terjadi. Hanya saja, ada salah satu study yang jauh lebih tua yang telah memperkirakan tentang kanker kalenjar skene yang telah menyumbang sebanyak 0,003 % dari penyakit kanker tersebut yang ada dalam saluran genital kemih pada wanita. Ada pula kemungkinan bahwa  penyakit kanker itu berasal dari organ yang paling dekat, misalnya saja seperti uretra  yang berasal dari kalenjar skene. Jadi, pertanyaan tentang apakah wanita bisa terkena penyakit kanker prostat ini? Jawabannya adalah, sebenarnya kanker prostat itu tidak bisa mengenai wanita. Karena wanita tidak punya kalenjar prostat.

Namun meskipun begitu, tetap can females get prostate cancer. Maksudnya adalah terkena kanker kalenjar skene. Dimana kanker ini hampir sama seperti kalenjar prostat. Gejalanya biasanya adalah ada darah yang berasal dari dalam urin dan rasa sakit juga tidak nyaman ketika sedang buang air kecil. Untuk penyebabnya sendiri umumnya belum banyak diketahui oleh para orang. Hanya saja ada beberapa faktor yang membuat resiko terjadinya penyakit ini bisa terjadi dikarenakan usia, kegemukan, pola makan, adanya riwayat genetika, ras, dan kedokteran. Resiko yang terjadi dikarenakan obesitas, pola makan,  itu masih bisa dikontrol. Hanya saja untuk riwayat genetika dan ras itu tidak bisa diubah.

Umumnya gejala awal dari terkenanya can females get prostate cancer ini masih bisa ditangani dari angka 70% sampai dengan 90%. Hanya saja untuk stadium lanjutan, yang terkena penyakit ini hanya memiliki harapan hidup sampai dengan 50% saja. Sementara untuk penderita yang terkena penyakit kanker ini dan meroko itu biasanya akan mengalami penyakit tumor yang jauh lebih ganas lagi. Sehingga, resiko kematian yang dialami tersebut menjadi jauh lebih tinggi. Namun, untuk penderita yang bukan perokok dan terkena penyakit ini biasanya akan mengalami gejala awal, seperti kerap sekali bangun di malam hari hanya untuk buang air kecil, bisa kencing melebihi dari 8x selama 1 hari, karena pancaran air seni tersebut tidak tuntas dan air seninya lemah.